This post is also available in: English

Inbound pada Jalan Panjang menuju Pemulihan

Penulis: Michael K. Kato Japanese Greats Co., Ltd.

Setelah mengalami bencana alam terbesar di Jepang yaitu Gempa Bumi Besar Jepang Timur pada 11 Maret 2011, Tohoku dalam proses pemulihan yang lambat namun stabil. Pasca bencana, lebih dari 50 juta yen bantuan dari seluruh dunia telah membantu memulihkan stabilitas Tohoku. Namun, pemulihan lebih dari kebutuhan yang mendesak. Pemulihan adalah tentang bagaimana masyarakat belajar menghadapi perubahan besar, untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan, serta membangun masyarakat yang cukup kuat untuk bertahan dan mengurangi risiko dari potensi bencana di masa mendatang.

Keempat prefektur dari Pantai Pasifik wilayah Tohoku adalah Prefektur Fukushima, Miyami, Iwate dan Aomori. Lebih dari 900-1.000 kilometer area pasifik telah hancur, pertama oleh gempa bumi, lalu Tsunami yang diperkirakan setinggi 40.1 meter seperti Tsunami di Teluk Ryori di Ofunato, dan 5 hingga 15 meter melintasi total jarak garis pantai.

Sementara sebagian besar kota-kota pesisir hancur oleh bencana 3.11, ini adalah sebuah wilayah dimana warganya sangat tangguh dan pantainya yang kuat. Ketangguhan menjadi sumber kebanggaan dan kekuatan, tak hanya bagi orang-orang yang terkena dampak bencana, namun seluruh Jepang. dan belakangan ini orang-orang terlantar dan bingung di Shikoku, Jepang bagian Barat dan Hokkaido karena serangkaian bencana alam, banjir dan topan yang dahsyat.

Fokus dari Inbound Tourism adalah pada pemasukan dari wisatawan. Namun uang hanya salah satu hal yang penting. Wisatawan memiliki keinginan untuk mempelajari hal yang mereka alami. Dan wisatawan akan membawa pulang kenangan, ingatan dan bibit untuk masa depan yang lebih baik. pariwisata akan membawa dampak besar pada Tohoku.

Matsushima

Teluk Matsushima dikelilingi lebih dari 250 pulau – medan berbatu, tak berpenghuni dan diselimuti pepohonan pinus. Saat berlayar, kamu akan mendengarkan cerita tentang betapa tingginya ombak Tsunami mencapai permukaan tanah dan betapa lanskap telah berubah. Perbedaan antara kisah tentang Tsunami dan ketenangan di teluk yang kamu lihat sangat mencengangkan. Diperingati sebagai salah satu “Nihon Sankei“ (Three Views of Japan),

pelayarannya sendiri sangat menakjubkan, namun menjadi cara yang spektakuler untuk memberikan gambaran tentang apa yang telah terjadi pada peristiwa 3.11.

Dari Matsushima Kaigan, pengunjung dapat berjalan kaki ke banyak lokasi populer termasuk Zuiganji, Godaido, Kuil Entsuin dan Kanrantei Tea House. Lokasi-lokasi ini menyediakan kesempatan untuk melihat sejarah ajaran Buddha pada abad ke-8 dan sejarah pemimpin Samurai pada abad ke-16 dan 17, Daimyo Date Masamune. Selain itu, kamu dapat menikmati upacara minum teh dan mencoba membuat gelang manik Buddha.

Aquamarine Fukushima dan Iwaki Lalamew

Mungkin ini mengejutkan, namun kombinasi antara Aquamarine Fukushima dan Iwaki Lalamew serta kunjungan ke pusat perbelanjaan di sekitarnya mungkin menjadi salah satu destinasi wisata yang paling populer di Tohoku, khususnya wisatawan dari Asia.

Aquamarine Fukushima bukan sekadar akuarium. Akuarium dibuka dengan sejarah dunia, dimulai dari keberadaan dinosaurus. Dengan tur di Aquamarine Fukushima kamu akan mendapatkan lebih dari sekadar kisah lautan. Pameran ini memadukan sebuah rancangan, skala dan suasana alam yang menakjubkan, termasuk kunjungan ke Asia yang beriklim tropis dan suasana di luar ruangan dengan ombak dan pengalaman memancing bersama keluarga. Bahkan, kamu dapat menikmati ikan yang kamu tangkap, digoreng menjadi Karaage!

Iwaki Lalamew memiliki perspektif lautan yang benar-benar berbeda, semua tentang hidangan laut yang lezat. Akuarium mungkin hanya menyentuh permukaannya, namun di pasar ikan raksasa, kamu dapat melihat semua makhluk laut yang berada di dalamnya dan dapat menikmatinya dengan lezat.

Kegiatan yang paling seru dan memberikan kepuasan yang unik adalah barbekyu. Memanggang di atas api, panas dan asapnya mengeluarkan kelezatan hidangan laut, memberikan senyum bagi semua orang yang berkunjung.

Pasarnya juga memiliki skala dan variasi yang luar biasa. Namun sayang, walaupun pengunjung merasa takjub, kebanyakan wisatawan tidak membeli produk-produk di sini, karena sebagian besar produk adalah produk yang harus dikonsumsi dengan cepat.

Melainkan, banyak wisatawan, destinasi ideal untuk dikunjungi setelah mengunjungi Aquamarine Fukushima dan Iwaki Lalamew adalah mengunjungi pusat perbelanjaan terdekat. Hal favorit yang banyak dicari wisatawan adalah perangkat elektronik, toko 100 yen, busana, perlengkapan olahraga dan bioskop.

Sendai

Kota Sendai dianggap sebagai titik awal dan destinasi wisata di Tohoku. Sendai memiliki dua monumen penting yang mengabadikan peristiwa 3.11 yaitu Sendai  3/11 Memorial Community Center dan Arahama Elementary School. Kirin Beer Sendai Brewery yang merupakan tuan rumah dari tur pembuatan bir yang luar biasa juga berlokasi di Sendai. Lalu, ada runtuhan Istana Sendai serta rumah dari sajian lidah sapi panggang – kuliner lokal paling terkenal.

Sendai adalah simbol pemulihan di Tohoku yang disebut Gempa Bumi Besar Jepang Timur. Rumah dari tim Baseball dan sepak bola professional. Kota ini memiliki stasiun kereta yang merupakan pusat yang menghubungkan dengan seluruh wilayah. Kota metropolis yang berperan menunjukkan kelangsungan ekonomi Tohoku pada pengunjung dari mancanegara, maupun sebagai simbol optimisme pada warga lokal Tohoku.

Date Masamune, prajurit samurai yang memerintah Kota Sendai pada abad ke-16 dan ke-17, masih terpatri dalam ingatan masyarakat Tohoku. Hanya runtuhan Istana Sendai yang masih tersisa saat ini. Selain pemandangannya, ada beberapa bagian istana yang telah dibangun kembali seperti sebuah makam, kuil dan obyek paling populer yaitu patung batu Data Masamune yang sedang menaiki kuda. Patung ini pertama kali didirikan pada peringatan kematiannya yang ke-300 pada tahun 1935.

Masih ada sebagian kecil dari istana yang harus dibangun kembali. Satu hal yang telah diterapkan, program pemanduan dengan Cosplay. Pemandu kami yang informatif kami berpakaian sebagai Matsuo Basho.

Di Sendai 3/11 Memorial Community Center, pengunjung dapat mempelajari tragedi yang telah terjadi melalui gambar, obyek, model, dan yang terpenting, kisah dari korban selamat. Walaupun museum memiliki beberapa artefak dan pameran yang menampilkan kekuatan destruktif dari gempa bumi dan Tsunami, karena baru dibuka pada Februari 2016 setelah bencana terjadi, sebagian besar informasi dan pameran adalah foto dan model. Karena museum dirancang sebagai alat komunikasi dan pertukaran yang menghubungkan ingatan dan pengalaman orang dan meneruskannya pada generasi mendatang, dan sebagai sebuah saluran menuju dunia nyata bahwa kita terkena dampaknya, museum ini adalah percontohan. Tak ada tempat lain yang seperti Tohoku.

Aomori dan Iwate

Di Hachinohe di Prefektur Aomori, yang merupakan kota terbesar kedua di prefektur ini, terdapat sebuah distrik kecil yang terdiri dari kios-kios makanan bernama Miroku Yakocho. Ada sekitar 25 toko menyediakan bermacam kuliner lokal dan daerah yang sangat populer di kalangan wisatawan dan warga lokal.

Sanriku Railway di Prefektur Iwate memiliki dua jalur yang hancur oleh gempa bumi dan Tsunami Tohoku pada tahun 2011. Sebagian besar telah diperbaiki dan bagian yang menyambungkan dua jalur dijadwalkan akan selesai pada musim semi 2019.

Tour de Tohoku

The Tour de Tohoku adalah acara bersepeda selama dua hari yang diadakan pada pertengahan bulan September pada berbagai lokasi di Prefektur Miyagi. ini adalah acara berskala besar, dengan 4.000 pengendara sepeda, 9 jalur dan menjangkau hingga 1,000 km.

Tahun ini saya berpartipasi sebagai reporter pada hari pertama, saya mewawancarai beberapa pengendara sepeda di Arahama Elementary School pada salah satu peristirahatan sepanjang Group Ride 60 km. Saya mengunjungi Camp Village di Ishinomaki. Selain itu, saya dapat meminjam sepeda di GIANT, salah satu pendukung acara tahun ini, dan berkendara sepeda sejauh 10 km di area dekat jalur balap.

Storytellers Workshop

“Hidup bukan tentang benda yang kita miliki, namun kenangan yang kita ciptakan.”

Untuk berbagi pengalaman dan pelajaran yang didapatkan dari bencana gempa dan meningkatkan komunitas pendongeng. Para pendongeng dari Prefektur Aomori, Iwate, Miyagi dan Fukushima telah menyelenggarakan serangkaian loka karya untuk mengembangkan kerajinan serta kerja sama mereka. Pada tanggal 14 September 2018, loka karya tahunan ketiga diadakan di Hotel Kanyo di Minamisanriku.

Bagi saya, pelajaran terpenting dari loka karya ini adalah presentasi yang disampaikan oleh Profesor Universitas Tohoku, Akihiro Shibayama, yang berfokus pada penceritaan pasca bencana seharusnya mengirim penerapan terbaik dalam pengurangan risiko dan pemulihan. Saat media berkonsentrasi pada “keajaiban” dan dramatisasi; kisah mengenai warga yang selamat dengan berpegangan pada pepohonan atau melarikan diri dari ombak yang akan datang. Walaupun terjadi keajaiban sesekali, tujuan utama dari penceritaan adalah berbagi pengetahuan; untuk menyalurkan cara agar orang dapat mengatasi kesulitan yang mungkin akan mereka hadapi.

Selain itu, penting kita sadari bahwa walaupun kondisi langsung dari setiap bencana adalah unik, kondisi pasca bencana sebagian besar sama. Begitu api dipadamkan, puing-puing dipindahkan, berurusan dengan tunawisma, korban terluka dan tewas, menyediakan makanan, tempat tinggal, kenyamanan dan membangun kembali infrastruktur, setelah bencana apapun dan dimanapun di dunia terjadi semuanya sama. Hal terpenting yang harus dipelajari oleh masyarakat adalah proses pembangunan pemulihan, dengan tertib dan cepat.

Tourism Expo 2018

Pada tanggal 20 dan 21 September, untuk mempromosikan destinasi wisata di wilayah ini, Pantai Pasifik Tohoku tampil dalam Inbound Tourism Business Expo dan juga menyelenggarakan seminar di Tokyo Big Sight. Saya berbicara selama 20 menit mengenai nilai dari wisata bagi pengunjung masuk, termasuk beberapa obyek wisata utama di Pantai Pasifik.

Bousai Kokutai 2018

Acara Bousai Kokutai biasanya diselenggarakan di Sona Area yang baru di Odaiba, mengulas tentang Disaster Risk Reduction (DRR) atau pengurangan risiko bencara. Acara penting ini diadakan pada tanggal 13 dan 14 Oktober, menampilan pameran serta presentasi yang diarahkan untuk masyarakat umum dan orang-orang dengan minat profesional pada kesiapan pada kesiapsiagaan bencana. Kehadiran Pantai Pasifik Tohoku dalam acara ini sangat penting, karena itulah kami menyampaikan peran DRR dalam proses pemulihan pasca peristiwa 3.11. Saya adalah salah seorang dari 5 pembicara yang bicara pada lebih dari 50 peserta dalam seminar 90 menit pada 13 Oktober mengenai Tohoku dan DRR.

Kesan saya setelah berpartisipasi dalam kedua acara tersebut adalah promosi wilayan Pantai Pasifik Tohoku harus melampaui pariwisata pemulihan bencana. Tidak diragukan lagi, peristiwa 3.11 masih penting dan mempengaruhi pariwisata di area Tohoku. Namun, calon wisatawan terdorong untuk berkunjung bukan karena telah terjadi bencana ataupun membantu upaya pemulihan. Melainkan bukti dari pemulihan dan ketahanan Tohoku harus menjadi bagian dari perjalanan yang luar biasa.

Epilog

Tohoku terkenal dengan Onsen, Nihonshu dan festival-festival yang sering dirayakan. Ada begitu banyak gambaran yang saya bayangkan saat memikirkan tentang Tohoku, hanya sebagian yang saya ulas di sini. Namun hal yang penting adalah, saya percaya bahwa kunjungan ke Tohoku sebaiknya dipahami sebagai satu langkah menuju jalur yang jarang dilalui.

Untuk informasi lebih detil tentang jalur di sepanjang wilayah pesisir Tohoku ini, silakan cek situs multibahasa yang menarik ini: http://www.tohoku-pacific-coast.com/en/

Berjalan kaki, mendaki, bersepeda, bersantai dan berpetualang. Apabila melakukannya, kamu akan mendapati bahwa alam sangat kaya, manusia penuh semangat hidup dan budaya sangatlah menarik. Dan yang lebih penting adalah kamu akan menemukan sesuatu yang penting dalam dirimu – hidup dengan sederhana, makan, minum dan berjalan dengan perlahan, dan menemukan bahwa keindahan dari kesederhanaan adalah segalanya.

Restoran Halal di Tohoku

Halal Ramen Naritaya in Sendai

APPI Ski Resort in Iwate prefecture, 7 Services for Muslim Customers

Halal Restaurant in Miyagi

Halal Restaurant in Iwate

Halal Restaurant in Fukushima